Tradisi Kenduri Malam Selikuran Sambut 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

edy s 30 Maret 2024 23:13:52 WIB

Giripanggung, 30/03/2024. Masyarakat di beberapa padukuhan di Kalurahan Giripanggung melakukakan doa bersama untuk menyongsong 10 hari terakhir bulan Ramadhan dengan pelaksanaan tradisi kenduri malam Selikuran. Tradisi ini merupakan bagian dari upaya masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi dan memperoleh berkah di bulan suci Ramadhan. Kenduri malam Selikuran ini diadakan setiap tahun dan menjadi momentum yang ditunggu-tunggu oleh warga.

Selain persiapan dari segi kuliner, para tokoh agama juga aktif menyebarkan pesan-pesan kebaikan dan keagamaan kepada masyarakat. Mereka memberikan ceramah-ceramah dan khotbah-khotbah yang menginspirasi agar masyarakat semakin memperdalam makna Ramadhan dan memperbanyak amal ibadah.

Dalam tradisi kenduri malam Selikuran, seluruh warga padukuhan turut serta dalam kebersamaan. Mereka saling bertukar pikiran, bercerita, dan menikmati hidangan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kekeluargaan. Hal ini menciptakan suasana yang penuh kehangatan dan keakraban di tengah-tengah masyarakat.

Menyongsong 10 hari terakhir bulan Ramadhan, tradisi kenduri malam Selikuran di Kalurahan Giripanggung menjadi momen yang menggugah kebersamaan dan kecintaan akan nilai-nilai keagamaan. Masyarakat dengan penuh semangat mempersiapkan diri untuk merayakan tradisi ini dengan haru dan kegembiraan yang mendalam.

Dengan semangat kebersamaan yang kental, warga padukuhan di Kalurahan Giripanggung siap menyambut 10 hari terakhir bulan Ramadhan dengan acara kenduri malam Selikuran yang penuh makna. Semoga tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar